13 comments on “Cerita penuh makna …

  1. lg coba2 nulis artikel sendiri….afwan klo kurang bagus….mhn penilaiannya….(Rama 2002, penulis amatiran)

  2. ya Allah..aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk berbakti pada bapakku..
    semoga aku bisa membuatnya bahagia walau..aku ingin ia tersenyum bangga pada anaknya ini..
    aku teringat..baru saja dua orang teman baikku kehilangan ayahnya..semoga Allah tetap bisa memberikan kesempatan bagi mereka bahagiakan ayah mereka..karna aku yakin mereka adalh anak yang sholeh..
    kematian mang ga bisa kita tebak kapan datangnya..dihariku yang mana aku dapat menghindarinya? kl ini bukan hariku maka aku tak perlu takut. jika ini hariku maka sikap apapun tak akan bisa menyelamatkan..
    semoga Allah mengumpulkan kita semua di surga..dengan keluarga..dengan sahabat2 terbaik yang kita cintai, dan dengan Rasulullah pastinya. amin

  3. pernah kepikiran juga tuk buat surat seperti itu. Tp, khwatir ga ada yg baca dan takut komputernya rusak. he,hheehe,,
    Yang pasti, ini semua mengingatkan kita kepada kematian yg kan datang kpn saja.

  4. intinya seeh sama,
    hidup adalah perjalanan untuk mencari bekal buat kehidupan kelak
    lakukan apapun selama masih hidup, karena setelah itu masing2 akan disibukkan oleh kepentingan sendiri, yaitu pertanggung jawaban

    hikmah lainnya amanah yg harus ditunaikan oleh sang penerima amanah

    gitu kali ya??

  5. Assalamu’alaikum wa Rahmatullah wa Barakatuh..
    Semua yang tertulis mengingatkan aku untuk lebih dan terus bersyukur kepada Illahi Robbi, karena ayah ku dan ibu ku tercinta masih ada di dunia dan semoga selalu dalam lindungan-Nya..amin.
    Ayahku adalah tulang punggung keluarga.
    Tak ada yang bisa menggantikan sosok beliau.
    Dikala aku jauh dari ayah dan ibu, hati ini sangat merindukan mereka berdua, apalagi pabila mengingat kesalahan-kesalahan yang telah aku perbuat kepada mereka berdua..
    Ya Allah.. ampunilah hamba Mu ini….
    Yang jelas…semua itu..mengingatkan kita semua untuk lebih, lebih dan lebih berbakti kepada orangtua kita, sebisa mungkin dan semaksimal mungkin bekerja keras agar orangtua kita tersenyum dan menangis karena bangga kepada kita…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s